<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wahya Biantara - Challenge For Fun &#187; facebook</title>
	<atom:link href="http://wahya.biantara.com/tag/facebook/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wahya.biantara.com</link>
	<description>Challenge For Fun</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Nov 2009 06:59:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Social Networking Mengalahkan Joging dan Nonton Tv</title>
		<link>http://wahya.biantara.com/2009/10/social-networking-mengalahkan-joging-nonton-tv/</link>
		<comments>http://wahya.biantara.com/2009/10/social-networking-mengalahkan-joging-nonton-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 14:49:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[social networking]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahya.biantara.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Social networking seperti Facebook dan Twitter, ternyata lebih di utamakan dari pada menonton tv atau berolah raga. Hal ini menurut hasil survei yang dilakukan oleh Beresford Research. Hanya jalan &#8211; jalan sama teman yang berada diatas Social Networking. Ada beberapa &#8230; <a href="http://wahya.biantara.com/2009/10/social-networking-mengalahkan-joging-nonton-tv/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-192" href="http://wahya.biantara.com/2009/10/social-networking-mengalahkan-joging-nonton-tv/tvfr2new/"><img class="alignleft size-full wp-image-192" title="Nonton Tv" src="http://wahya.biantara.com/wp-content/uploads/2009/10/tvfr2new.jpg" alt="Nonton Tv" width="250" height="166" /></a>Social networking seperti Facebook dan Twitter, ternyata lebih di utamakan dari pada menonton tv atau berolah raga. Hal ini menurut hasil survei yang dilakukan oleh <a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=hightalk.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.beresfordresearch.com%2F">Beresford Research</a>. Hanya jalan &#8211; jalan sama teman yang berada diatas Social Networking.</p>
<p>Ada beberapa hal menarik lagi yang disampaikan oleh Beresford Research berdasarkan penelitian yang mereka lakukan:</p>
<ul>
<li>Responder menempatkan Social Networking memiliki kedudukan yang sejajar dengan Dibandingkan dengan chat, web browsing, text messaging,dan membaca RSS feeds, Social Networking masih berada di peringkat atas.</li>
<li>Lima puluh tujuh persen responder setuju dengan kalimat &#8220;Iya, rata &#8211; rata hampir setiap hari saya login di account Social Networking saya&#8221;</li>
<li>Lima puluh satu persen mengatakan bahwa mereka membaca dan mencari tahu informasi teman &#8211; teman mereka di social networking dan mempertimbangkannya dalam hidup mereka.</li>
<li>Tiga aktivitas yang paling sering di lakukan di social networking adalah Posting Foto (81%), Merespond atau komentar pada status (72%), Membuat status (68%)</li>
<li>72% responder menggunakan Social Networking sebagai kegiatan atau fungsi personal dan sisanya digunakan untuk bisnis atau selingan.</li>
</ul>
<p>Apakah Anda merupakan salah satu dari kesemua tersebut diatas. Perubahan prilaku online akhir &#8211; akhir ini memang sangat terlihat. Terkadang, social networking seperti Facebook bisa mempengaruhi kehidupan pribadi seseorang. Mulai dari mendapatkan teman yang sudah lama tidak ketemu, atau malah menjauhkan teman yang dulunya sangat sering ketemu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahya.biantara.com/2009/10/social-networking-mengalahkan-joging-nonton-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disqus, the next generation of social media</title>
		<link>http://wahya.biantara.com/2009/10/disqus-the-next-generation-social-media/</link>
		<comments>http://wahya.biantara.com/2009/10/disqus-the-next-generation-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 06:35:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[How to]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiring Me]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[disqus]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahya.biantara.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Setelah hampir satu tahun memiliki account di Disqus, akhirnya saya menggunkan plugin ini pada blog saya. Saya memilih plugin ini sebagai media untuk berdiskusi di blog karena plugin ini memiliki powerful yang sangat hebat. Disqus tidak sekedar plugin untuk melakukan &#8230; <a href="http://wahya.biantara.com/2009/10/disqus-the-next-generation-social-media/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah hampir satu tahun memiliki account di Disqus, akhirnya saya menggunkan plugin ini pada blog saya. Saya memilih plugin ini sebagai media untuk berdiskusi di blog karena plugin ini memiliki powerful yang sangat hebat.</p>
<p>Disqus tidak sekedar plugin untuk melakukan komentar dan berdiskusi melalui blog, tetapi kita juga bisa memberikan komentar dalam bentuk video kedalam blog kita, atau Anda memberikan komentar berupa video di blog teman Anda yang tentunya sudah memasang plugin ini.</p>
<p>Selain itu, kita juga bisa melihat reaksi teman &#8211; teman kita yang membaca komentar yang kita buat, dari twitter, facebook, blogspot dan media lainnya. Baru sejam saya melihat tools &#8211; tools yang dimiliki oleh Disqus, dalam hati saya berkata wow&#8230;.inilah generasi berikut dari Social Media dan Blognetwork.</p>
<p>Setiap komentar dan balasan dari komentar bisa kita lihat di profile disqus kita. Kita bisa membalas komentar tersebut baik dari blog kita atau teman kita langsung, ataupun dari profil Disqus yang kita miliki.</p>
<p><strong>Bagaimana caranya menambahkan plugin Disqus di WordPress</strong></p>
<ol>
<li>Pertama, buatlah account Disqus dengan melakukan registrasi di <a href="http://www.disqus.com">www.disqus.com</a>.</li>
<li>Setelah Anda memiliki account, tambahkanlah plugin Disqus dengan melakukan pencarian terlebih dahulu di WordPress Plugin. Kemudian aktifkanlah plugin tersebut.</li>
<li>Jika Disqus sudah aktif, apakah seluruh komentar di blog Anda akan hilang? Secara default iya. Anda perlu melakukan export komentar yang Anda di WordPress dan kemudian Anda import ke dalam disqus dengan cara yang sangat Gampang.</li>
<li>Kalau Anda sudah berhasil menginstall plugin Disqus, Anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini dalam WordPress  Anda ketika Anda menekan tombol <strong>Comments</strong>:
<div id="attachment_178" class="wp-caption aligncenter" style="width: 543px"><a rel="attachment wp-att-178" href="http://wahya.biantara.com/2009/10/disqus-the-next-generation-social-media/disqus-2/"><img class="size-large wp-image-178" title="Disqus Plugin" src="http://wahya.biantara.com/wp-content/uploads/2009/10/disqus1-1024x531.jpg" alt="Disqus Plugin" width="533" height="275" /></a><p class="wp-caption-text">Disqus Plugin</p></div>
<p>Klik tombol Advanced Options untuk menginport komentar Anda di blog ke Disqus. Anda akan diminta untuk memasukan API kode dari disqus. Dan klik tombol <strong>Import</strong> untuk melakukan sinkronisasi komentar &#8211; komentar Anda sebelumnya ke disqus.</li>
</ol>
<p>Maka disqus sekarang sudah terinstall di blog Anda. Selanjutnya Anda tinggal melakukan perubahan &#8211; perubahan seperti tampilan komentar di blog Anda, user yang komentar harus login atau tidak, atau boleh login dengan menggunakan facebook, twitter, yahoo dan lain sebagainya.</p>
<p>Sekali lagi saya katakan WOOOOW&#8230;ini adalah generasi berikutnya dari Social Media dan Blognetwork. Selamat Mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahya.biantara.com/2009/10/disqus-the-next-generation-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengguna Facebook Meningkat Tajam di 2009</title>
		<link>http://wahya.biantara.com/2009/09/pengguna-facebook-meningkat-tajam-di-2009/</link>
		<comments>http://wahya.biantara.com/2009/09/pengguna-facebook-meningkat-tajam-di-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 11:32:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Industry]]></category>
		<category><![CDATA[Online Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[google trends]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wahya.biantara.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Tampaknya tahun 2009 merupakan tahun yang di miliki Mark Zuckerberg pendiri facebook.com. Secara global, jumlah kunjungan facebook meningkat tajam mulai tahun 2007 dan puncaknya pada tahun 2009, pengguna facebook melonjak drastis berdasarkan data yang saya ambil di Google Trends. Sedangkan &#8230; <a href="http://wahya.biantara.com/2009/09/pengguna-facebook-meningkat-tajam-di-2009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampaknya tahun 2009 merupakan tahun yang di miliki <a href="http://www.facebook.com/markzuckerberg">Mark Zuckerberg</a> pendiri facebook.com. Secara global, jumlah kunjungan facebook meningkat tajam mulai tahun 2007 dan puncaknya pada tahun 2009, pengguna facebook melonjak drastis berdasarkan data yang saya ambil di <a href="http://google.com/trends?q=facebook.com%2C+twitter.com%2C+friendster.com&amp;ctab=0&amp;geo=id&amp;date=all&amp;sort=0">Google Trends</a>.</p>
<div id="attachment_165" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-165" href="http://wahya.biantara.com/2009/09/pengguna-facebook-meningkat-tajam-di-2009/socialmedia-indonesia/"><img class="size-medium wp-image-165 " title="facebook, twitter, friendster indonesia" src="http://wahya.biantara.com/wp-content/uploads/2009/09/socialmedia-indonesia-300x147.jpg" alt="facebook, twitter, friendster indonesia" width="300" height="147" /></a><p class="wp-caption-text">Google Trend Regional Indonesia</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Sedangkan di Indonesia peningkatan itu sangat terlihat di tahun 2009. Pengguna facebook di Indonesia baru terlihat sekitar tahun 2008. Hal ini juga dikarenakan karena seringnya siaran televisi yang menayangkan interaksi pemirsa dengan menggunakan facebook dan social media lainnya.</p>
<div id="attachment_166" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-166" href="http://wahya.biantara.com/2009/09/pengguna-facebook-meningkat-tajam-di-2009/socialmedia-all/"><img class="size-medium wp-image-166" title="socialmedia-all" src="http://wahya.biantara.com/wp-content/uploads/2009/09/socialmedia-all-300x146.jpg" alt="socialmedia-all" width="300" height="146" /></a><p class="wp-caption-text">Google Trend Secara Umum</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Apakah cuma facebook? Ternyata tidak, twitter juga mulai memperlihatkan adanya geliat peningkatan pengguna. Namun pengguna twitter belum begitu banyak sebanyak facebook. Ini mungkin di karenakan masih susahnya navigasi twitter. Karena twitter memang merupakan salah satu situs microbloging yang memang di desain untuk mudah di akses dan ringan.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan nasib friendster yang dulu memang sempat menyumbangkan traffic terbanyak di Indonesia. Tampaknya jumlah kunjungan friendster menurun secara tajam di tahun ini baik secara global maupun nasional Indonesia.</p>
<p>Mengapa friendster menurun drastis? Menurut saya ini disebabkan tidak bagusnya proses interaksi antara member. Di bandingkan dengan facebook yang sudah menerapkan realtime response, walupun masih ada delay, friendster tidak menlihat kelebihan tersebut.</p>
<p>Perkiraan saya, akhir tahun 2009, di Indonesia friendster malah sudah tidak ada peminatnya lagi. Hal ini juga didukung oleh media massa traditional seperti televisi, yang memanfaatkan kelebihan facebook dan twitter sebagai alat untuk berinteraksi dengan penontonya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wahya.biantara.com/2009/09/pengguna-facebook-meningkat-tajam-di-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
