SEO adalah aktivitas marketing

Banyak persepsi yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan ranking bagus di Google atau search engine yang lain bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Sebenarnya memang sederhana, sesederhana kita melakukan aktivitas marketing sehari hari. Hanya saja media yang digunakan berbeda.

Pada tulisan saya sebelumnya “Hindari beberapa kesalahan dalam SEO“, saya sudah memaparkan beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika ingin melakukan pekerjaan SEO. Dalam tulisan tersebut saya menjelaskan tentang hal – hal yang harus dihindari ketika Anda akan membangun struktur website Anda.

Kalau saya analogikan, ini seperti membangun sebuah bisnis baru. Yang pertama kali Anda harus perbaiki atau atur dan pastikan rapi adalah toko Anda dulu. Susun dulu dimana harus meletakan Neon Box supaya akses bacanya mudah, dimana harus meletekan barang – barang unggulan Anda agar mudah dicari oleh pembeli dan lain sebagainya.

Nah begitu juga dalam SEO, aturlah terlebih dahulu tata letak website Anda agar pengunjung Anda mudah berselancar untuk mencari yang mereka inginkan. Jangan lupa, Anda memiliki dua tipe pengunjung yang berbeda. Pertama pengunjung Anda adalah manusia yang memang menjadi target Anda agar mereka membeli. Kemudian kedua adalah Robot, yang membaca website Anda kemudian menyampaikannya kepada mesin pencari dan akhirnya bisa membawakan real traffic atau manusia tadi.

Nah setelah semuanya beres mulai dari perencanaan struktur website, design, dan navigasinya, barulah lakukan aktivitas marketing yang sesungguhnya di dunia maya. Apa saja aktivitas marketing yang harus Anda hindari ketika ingin mengoptimasi website Anda?

Reciprocal Link

Reciprocal link = Anda Memberikan Saya Link + Saya Memberikan Anda Link

Tipe pemberian link semacam ini sudah tidak disukai lagi oleh Google. Google bisa saja memberikan pinalti kepada Anda jika Google melihat ada sebuah halaman khusus yang Anda gunakan untuk bertukar link dengan website – website lain.

Saya menyarankan buatlah link dengan tiga arah atau membuat tulisan yang bisa memancing teman – teman maya Anda memberikan link kepada Anda atau sering disebut dengan link baiting.

Waktu Habis Untuk Onpage dan Baca Blog

Jangan terlalu banyak menghabiskan waktu Anda untuk membenahi struktur website. Lakukanlah aktivitas marketing yang susunggunya. Sehabis membaca blog, berikanlah komentar yang relevan dan cantumkan nama blog Anda juga disana, sehingga terjadi interaksi yang mana itu sangat disukai oleh Google. Jangan terlalau banyak membaca! Do It…..jadi setelah Anda membaca blog saya….kemudian lakukan sekarang juga :)

Lakukanlah optimasi onpage hanya ketika:

  • Website Anda terkena pinalty oleh Google
  • Jika Anda ingin menargetkan kata kunci lain yang Anda miliki setelah kata kunci sebelumnya berhasil Anda capai

Stress memikirkan content yang terduplikasi

Untuk hal ini akan saya bahas lebih detail pada tulisan saya berikutnya.

Melakaukan mata – mata dengan menggunakan sintak: link:www.kompetitor.com

Google tidak terlalu banyak menampilkan hasil link – link dari kompetitor kita. Datanya di sortir untuk mengindari orang – orang seperti Anda dan saya mengetahui terlalu banyak :)

Gunakanlah tools yang lain seperti misalnya:

  • Yahoo Site Explorer
  • Yahoo Search’s “linkdomain” command
  • Majestic SEO
  • Linkscape
  • Live Search “link” and “linkdomain” commands

Ingin mencapai rangking bagus di Yahoo, Google, MSN dan lain sebagainya

Setiap search engine memiliki logika perangkingan yang berberda – beda. Jika Anda ingin mendapatkan rangking bagus di ketiga search engine tersebut tidak apa – apa. 70% Google memiliki market pasar mesin pencari saat ini. kemudian yang lainnya Yahoo dan MSN. Jika website Anda drop di Yahoo atau MSN, kemudian Anda ingin mengoptimasinya, saran saya jangan sampai website Anda drop juga di Google. Itu akan menjadi mimipi buruk buat Anda :)

This entry was posted in Google, Online Marketing, SEO and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to SEO adalah aktivitas marketing

  1. Simon says:

    Wah ilmunya makin ngalir… Trus blognya makin hidup :D

  2. Si Nonik says:

    weee wahya expert sekaleeeeeee.. hhihihi nulis trus dong wahya smangad

  3. wira says:

    mantaf sekali pak guru,

    oya pak guru, saya belum ngerti tentang “Reciprocal Link”, jelasin lagi dong lebih detil :D

  4. pushandaka says:

    Waduh, saya paling ndak ngerti masalah beginian. Tapi karena penyampaian anda cukup menarik, saya jadi pengen pelajari tentang SEO ini mulai dari awal.

    Terima kasih..

  5. wahya says:

    @simon:thanks, berkat dukungan suhu :)

    @Nonik:yup….berusaha konsisten

    @pushandaka: belum ada kata2 terlambat

    @Wira:
    Dulu ada kebiasaan web developer untuk bertukar link. Nah untuk melakukan hal itu supaya tidak merusak struktur dan tampilan website, maka disediakanlah satu halaman yang khusus digunakan untuk bertukar link.

    Seperti penjelasan di atas:
    You Link to Me, I Link to You=Reciprocal Link

    Google tidak terlalu senang dengan trik seperti itu karena terlihat seperti link sampah yang tidak berguna. Google lebih menyukai link yang ada dalam artikel blog atau konten web.

    Gitulah kira – kira Bli Wira :D

  6. penyuonline says:

    wogh mantap ne :D , thanks artikelnya bozz

  7. poetraone says:

    wah mantap postnya gan…
    aku cobain dech…
    thanks

  8. Dexno says:

    Asik dapat ilmu baru.. keep posting gan… :)

  9. Suarjana says:

    Terima kasih atas ulasan yang sangat berguna… aku terapkan segera Pak..

  10. wind says:

    Wah, makasih infonya, jangan banyak baca rupanya, di tulis aja.. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>