Mau jadi caleg? Pilih dukun atau Facebook?

Mungkin judul tulisan saya agak sedikit menyentuh daerah – dareah rawan. Tapi saya akan coba paparkan maksudnya pelan – pelan. Tadi malam saya liat di Trans 7 namanya programmnya apa ya saya lupa. Yang jelas program tersebut membahas tentang berbagai cara yang di lakukan oleh caleg – caleg untuk mendapatkan dukungan dan simpati masyarakat agar bisa mendapatkan kursi.

Yang saya tidak habis pikir adalah, masih banyak caleg – caleg yang menggantungkan nasibnya kepada dukun atau paranormal atau hal – hal gaib lainnya. Saya jadi berfikir, mereka mau mengabdi kepada masyarakat atau mau cari kerjaan sih sebenarnya? Sampai – sampai ada yang berani bayar milyaran katanya. Wuiiihhh ngeri ya…kalau saya ada rejeki segitu, mending saya buka warung aja. Warungnya bisa di seluruh Indonesia lagi. Mmmmmmm

Pertanyaan saya :

Menurut Anda apakah, hal – hal yang dilakukan di atas efektif ?

Menurut saya kurang efektif. Karena hal – hal seperti ini bisa memicu tindakan yang lebih mengerikan lagi. Bunuh membunuh misalkan. Kalau misalnya sebatas konsultasi sih mungkin bisa di toleransi ya.

Kalau saya misalnya mencalokan diri sebagai caleg, saya akan gunakan facebook, wordpress dan twitter sebagai senjata andalan. Selain itu saya juga harus menyiapkan team komunikasi politik saya untuk memperkuat branding saya dalam penyampaian visi dan misi serta solusi yang dari yang di hadapi bangsa ini. Social media seperti ini menurut saya lebih efektif  ketimbang dukun. Saya liat sudah ada caleg yang memanfaatkan media tersebut sebagai  cara berkampanye. Namun saya liat masih belum efektif. Seharusnya yang disampaikan adalah visi – visi sang caleg mengenai bangsa ini dengan segudang permasalahan didalamnya, bukan cuma majang foto segede gaban dan gambar parpolnya.

Namun sayang sekali, saya saat ini belum berniat jadi caleg :D , masih menikmati pekerjaan sekarang dan belum mapan. Nanti kalau sudah mapan baru saya akan mencalonkan diri saya jadi abdi bangsa dan negara :D

This entry was posted in Inspiring Me. Bookmark the permalink.

8 Responses to Mau jadi caleg? Pilih dukun atau Facebook?

  1. brokencode says:

    saya punya sahabat. dia seorang konsultan spiritual pribadi pejabat-pejabat penting negeri ini. jangankan caleg di daerah, dipusatpun masih pakai jasa ‘mereka’ terutama saat pemilihan2. jadi ingat tulisan ndoro kakung. kita boleh menganggap hal itu irasional, tapi mungkin mereka juga menganggap kegiatan kita nongkrong berjam2 didepan laptop sambil update facebook dianggap irasional. sudah beda dunia, mau diapain. pihak primitif dengan modern gak bakal bisa jalan bersama :D

  2. a! says:

    kalo di indonesia sih mending pake uang atau preman. dijamin pasti menang. :D

  3. Oming says:

    Emang, caleg2 narsis tuh gak afdol kalo gak majang foto gede2, padahal kalo orang yang hobi ke dukun, tuh foto kan bisa “dipake”
    Hehehehe…
    Dasar stupid!

  4. anton says:

    wah simple elegan blog. salam kenal mas. blogwalking dulu.

  5. kalo saya pilih Facebook aja… dukun jaman karang udah ga mode kyknya… hihihi..

  6. wira says:

    kalau saya disuruh milih pakai dukun ato pesbuk, saya golput aja aja dah… hwahuahuhaua

  7. wahya says:

    @wira: kalau itu mah ga milih salah satu pak.

  8. tile says:

    kalo saya milih jualan komputer aj deh…wakakka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>