No one can hide from you anymore

Berawal dari pertanyaan teman saya di Yahoo Messangger yang ingin sekali tahu status temannya di YM yang katanya menjauh gara – gara ada sedikit “pertengkaran kecil”. Berikut cuplika percakapan saya dengan teman saya ini:

xxxx: BUZZ
wahya_biantara: yes
xxxx: wah aku boleh nanya ga, sibuk?
wahya_biantara: biasa aja, mau nanya apa jangan susah – susah ya
xxxx: bisa ngga ya liat status orang di YM dia online apa ngga?
wahya_biantara: ya bisalah coy..kalau online dia nyala, kalau ga online dia burem
xxxx: bukan gitu maksudnya
xxxx: bisa ga liat status orang yang sebenarnya online tapi dia invisible sama aku atau invisible to everyone gitu lah
wahya_biantara: bentar – bentar let me think…susah amat pertanyaan mu!!!!
xxxx: ayolah wah….
wahya_biantara: emang status siapa sih yang pengen kamu liat, sampe segitunya?

Bagian ini saya sensor karena rasanya tidak pantas mempublikasikannya karena penuh dengan kata – kata curhat lebay yang membuat air mata jatuh berlinang. Bahkan kalau diitung – itung bisa ngabisin 2 ember penuh yang cukup buat cucian satu hari

wahya_biantara: Eit….aku nemu.
xxxx: nemu apa?

Saking semangatnya curhat sampai – sampai lupa sama yang dia tanyakan sendiri.

wahya_biantara: Badah….ya nemu cara liat orang invisible atau endak
xxxx: Oooooo beneran? Gimana caranya?
wahya_biantara: Ni coba klik link ini http://vizgin.com/ terus kamu masukin dah id YM nya…keliatan dah :D

Entahlah apa yang terjadi kemudian…mungkin teman saya ini siap – siap beli ember di warung buat persedian nanti malam untuk menampung air matanya mengetahui kenyataan hidupnya (Ikut – ikutan lebay deeeehh).

Adakah di antara kalian yang memiliki kasus yang sama? Kalau ada jangan curhat sama saya yah! Persediaan ember terbatas!!!! :D

Link Building Dos And Don’ts

Saat ini Google masih tetap mendominasi persaingan pasar Search Engine. Ketika kita ingin mencari sesuatu, terasa lebih mudah dan cepat kita melakukannya dengan menggunakan mesin pencari Google dibandingkan dengan Yahoo. Namun akhir – akhir ini muncul sebuah mesin pencari baru yang merupakan penggabungan mesin pencari MSN dan Yahoo dan diberikan nama Bing. Persaingan pasar antar Bing dan Google mulai terlihat semenjak awal bulan May 2009 berdasarkan hasil survie yang dilakukan oleh comScore.

Selama ini saya belum mendengar hal yang begitu signifikan tentang apa yang dilakukan oleh Bing dalam menentukan algoritma perengkingan. Tapi saya menemukan artikel yang dibuat oleh salah seorang Webmaster Bing yaitu Rick DeJarnette yang menjelaskan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan jika Anda ingin melakukan optimasi dan link building di Bing.

Bagi saya ini tidak terlalu mengejutkan, karena apa yang ditulis Rick hampir sama dengan apa yang semestinya kita lakukan ketika kita melakukan optimasi dan Link Bulding di Google. Sama seperti Google, Bing juga memasukan kualtias link sebagai salah satu faktor yang penting dalam algoritma pencarian yang mereka buat. Namun jangan berharap Anda akan mendapatkan hasil yang instant. Kesuksesan Anda dalam melakukan link building adalah sebuah asset atau investasi dalam jangka panjang dan memerlukan komitmen dan ketekunan.

Saya sering menganalogikan link building sama dengan aktifitas kita menyebarkan kartu nama. Memerlukan jangka waktu yang sangat panjang bagi kita untuk memperkenalkan perusahaan kita kepada orang lain dengan menggunakan kartu nama tersebut. Ada proses dan seleksi yang harus kita lalui. Walaupun misalnya Anda mengundang 10.000 orang dalam satu malam dan Anda sebarkan kartu nama Anda ke semua orang tersebut, pasti ada saja kartu nama yang akhirnya terbuang karena dianggap tidak perlu. Sama juga dengan link building, pekerjaan ini tidak bisa dikerjakan dalam satu malam dan Anda akan mendapatkan hasil maksimal.

Berikut saya kutip apa yang di tulis oleh Rick DeJarnette tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam melakukan aktifitas link building:

Continue reading

Social Networking Mengalahkan Joging dan Nonton Tv

Nonton Tv

Social networking seperti Facebook dan Twitter, ternyata lebih di utamakan dari pada menonton tv atau berolah raga. Hal ini menurut hasil survei yang dilakukan oleh Beresford Research. Hanya jalan – jalan sama teman yang berada diatas Social Networking.

Ada beberapa hal menarik lagi yang disampaikan oleh Beresford Research berdasarkan penelitian yang mereka lakukan:

  • Responder menempatkan Social Networking memiliki kedudukan yang sejajar dengan Dibandingkan dengan chat, web browsing, text messaging,dan membaca RSS feeds, Social Networking masih berada di peringkat atas.
  • Lima puluh tujuh persen responder setuju dengan kalimat “Iya, rata – rata hampir setiap hari saya login di account Social Networking saya”
  • Lima puluh satu persen mengatakan bahwa mereka membaca dan mencari tahu informasi teman – teman mereka di social networking dan mempertimbangkannya dalam hidup mereka.
  • Tiga aktivitas yang paling sering di lakukan di social networking adalah Posting Foto (81%), Merespond atau komentar pada status (72%), Membuat status (68%)
  • 72% responder menggunakan Social Networking sebagai kegiatan atau fungsi personal dan sisanya digunakan untuk bisnis atau selingan.

Apakah Anda merupakan salah satu dari kesemua tersebut diatas. Perubahan prilaku online akhir – akhir ini memang sangat terlihat. Terkadang, social networking seperti Facebook bisa mempengaruhi kehidupan pribadi seseorang. Mulai dari mendapatkan teman yang sudah lama tidak ketemu, atau malah menjauhkan teman yang dulunya sangat sering ketemu.

Disqus, the next generation of social media

Setelah hampir satu tahun memiliki account di Disqus, akhirnya saya menggunkan plugin ini pada blog saya. Saya memilih plugin ini sebagai media untuk berdiskusi di blog karena plugin ini memiliki powerful yang sangat hebat.

Disqus tidak sekedar plugin untuk melakukan komentar dan berdiskusi melalui blog, tetapi kita juga bisa memberikan komentar dalam bentuk video kedalam blog kita, atau Anda memberikan komentar berupa video di blog teman Anda yang tentunya sudah memasang plugin ini.

Selain itu, kita juga bisa melihat reaksi teman – teman kita yang membaca komentar yang kita buat, dari twitter, facebook, blogspot dan media lainnya. Baru sejam saya melihat tools – tools yang dimiliki oleh Disqus, dalam hati saya berkata wow….inilah generasi berikut dari Social Media dan Blognetwork.

Setiap komentar dan balasan dari komentar bisa kita lihat di profile disqus kita. Kita bisa membalas komentar tersebut baik dari blog kita atau teman kita langsung, ataupun dari profil Disqus yang kita miliki.

Bagaimana caranya menambahkan plugin Disqus di WordPress

  1. Pertama, buatlah account Disqus dengan melakukan registrasi di www.disqus.com.
  2. Setelah Anda memiliki account, tambahkanlah plugin Disqus dengan melakukan pencarian terlebih dahulu di WordPress Plugin. Kemudian aktifkanlah plugin tersebut.
  3. Jika Disqus sudah aktif, apakah seluruh komentar di blog Anda akan hilang? Secara default iya. Anda perlu melakukan export komentar yang Anda di WordPress dan kemudian Anda import ke dalam disqus dengan cara yang sangat Gampang.
  4. Kalau Anda sudah berhasil menginstall plugin Disqus, Anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini dalam WordPress  Anda ketika Anda menekan tombol Comments:
    Disqus Plugin

    Disqus Plugin

    Klik tombol Advanced Options untuk menginport komentar Anda di blog ke Disqus. Anda akan diminta untuk memasukan API kode dari disqus. Dan klik tombol Import untuk melakukan sinkronisasi komentar – komentar Anda sebelumnya ke disqus.

Maka disqus sekarang sudah terinstall di blog Anda. Selanjutnya Anda tinggal melakukan perubahan – perubahan seperti tampilan komentar di blog Anda, user yang komentar harus login atau tidak, atau boleh login dengan menggunakan facebook, twitter, yahoo dan lain sebagainya.

Sekali lagi saya katakan WOOOOW…ini adalah generasi berikutnya dari Social Media dan Blognetwork. Selamat Mencoba.

Pengguna Facebook Meningkat Tajam di 2009

Tampaknya tahun 2009 merupakan tahun yang di miliki Mark Zuckerberg pendiri facebook.com. Secara global, jumlah kunjungan facebook meningkat tajam mulai tahun 2007 dan puncaknya pada tahun 2009, pengguna facebook melonjak drastis berdasarkan data yang saya ambil di Google Trends.

facebook, twitter, friendster indonesia

Google Trend Regional Indonesia

Sedangkan di Indonesia peningkatan itu sangat terlihat di tahun 2009. Pengguna facebook di Indonesia baru terlihat sekitar tahun 2008. Hal ini juga dikarenakan karena seringnya siaran televisi yang menayangkan interaksi pemirsa dengan menggunakan facebook dan social media lainnya.

socialmedia-all

Google Trend Secara Umum

Apakah cuma facebook? Ternyata tidak, twitter juga mulai memperlihatkan adanya geliat peningkatan pengguna. Namun pengguna twitter belum begitu banyak sebanyak facebook. Ini mungkin di karenakan masih susahnya navigasi twitter. Karena twitter memang merupakan salah satu situs microbloging yang memang di desain untuk mudah di akses dan ringan.

Lalu bagaimana dengan nasib friendster yang dulu memang sempat menyumbangkan traffic terbanyak di Indonesia. Tampaknya jumlah kunjungan friendster menurun secara tajam di tahun ini baik secara global maupun nasional Indonesia.

Mengapa friendster menurun drastis? Menurut saya ini disebabkan tidak bagusnya proses interaksi antara member. Di bandingkan dengan facebook yang sudah menerapkan realtime response, walupun masih ada delay, friendster tidak menlihat kelebihan tersebut.

Perkiraan saya, akhir tahun 2009, di Indonesia friendster malah sudah tidak ada peminatnya lagi. Hal ini juga didukung oleh media massa traditional seperti televisi, yang memanfaatkan kelebihan facebook dan twitter sebagai alat untuk berinteraksi dengan penontonya.

Script untuk mencari nilai terkecil sebuah array

Sempat membuat saya sedikit pusing memikirkan logika mencari nilai terkecil dari sebuah array. Padahal waktu kuliah dulu sempat rasanya membuat cuma lupa. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya ketemu juga. Ternyata gampang banget.

Saya menggunakan script ini untuk sebuah project yang logika bisnisnya mencari member yang memiliki downline paling sedikit sehingga penyebaran refferal-nya bisa merata. Nah maka dari itu saya harus mencari anggota mana yang memiliki downline yang paling sedikit, kemudian sistem akan menambahkannya kepada anggota tersebut.

Logika dasar yang harus saya cari pertama kali adalah bagaimana cara saya membandingkan nilai yang ada dalam sebuah array kemudian membandingkan masing – masing nilai tersebut untuk mencari nilai yang paling kecil.

Saya menggunkan script PHP berikut:


function bandingkan_array(){
    $MAX_VALUE=100;

    $a=array(5,3,7);
    for($i=0;$i<count($a) ;$i++)
             if($a[$i] < $MAX_VALUE){
                 $MAX_VALUE=$a[$i];
             }
    }
    return $MAX_VALUE;
}

Pada baris kode diatas, pertama – tama yang saya lakukan adalah menentukan nilai Maximum ($MAX_VALUE) terlebih dahulu. Kemudian saya mendefinisikan sebuah array yang saya isi beberapa bilangan yang nantinya akan saya bandingkan untuk mencari nilai terkecilnya.

Selanjutnya saya tinggal melakukan looping / perulangan sebanyak jumlah array $a untuk melakukan perbandingan. Looping saya mulai dari array ke “0″

Setiap looping / perulangan saya melakukan perbandingan nilai, apakah nilai array ke $i lebih kecil dari nilai maximum $MAX_VALUE? Jika nilainya lebih kecil maka saya mengganti nilai $MAX_VALUE sebelumnya menjadi nilai $MAX_VALUE yang baru yang lebih kecil.

Ok mari kita coba teliti lebih detail lagi step demi step:

  1. $MAX_VALUE=100;
  2. Do Looping, $a[0]=5, $MAX_VALUE=100;
  3. Comparing, Apakah $a[0] = 5 lebih kecil dari $MAX_VALUE=100 (apakah 5 < 100), YA
  4. $MAX_VALUE yang baru = 5
  5. Next Looping,$a[1]=3, $MAX_VALUE=5;
  6. Comparing, Apakah $a[1] = 3 lebih kecil dari $MAX_VALUE=5 (apakah 3 < 5), YA
  7. $MAX_VALUE yang baru = 3
  8. Next Looping,$a[2]=7, $MAX_VALUE=3;
  9. Comparing, Apakah $a[2] = 7 lebih kecil dari $MAX_VALUE=3 (apakah 7 < 3), TIDAK
  10. EXIT LOOPING
  11. RETURN $MAX_VALUE = 3

Begiutulah kira – kira logika sederhananya. MUDAH KAN? Selamat mencoba :)

Di PHP telah disediakan fungsi untuk mencari nilai minimum atau maximum dari sebuah array. misalnya echo min($a); atau echo max($a); tergantung kebutuhan Anda mau menggunakan yang mana :)

SEO adalah aktivitas marketing

Banyak persepsi yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan ranking bagus di Google atau search engine yang lain bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Sebenarnya memang sederhana, sesederhana kita melakukan aktivitas marketing sehari hari. Hanya saja media yang digunakan berbeda.

Pada tulisan saya sebelumnya “Hindari beberapa kesalahan dalam SEO“, saya sudah memaparkan beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika ingin melakukan pekerjaan SEO. Dalam tulisan tersebut saya menjelaskan tentang hal – hal yang harus dihindari ketika Anda akan membangun struktur website Anda.

Kalau saya analogikan, ini seperti membangun sebuah bisnis baru. Yang pertama kali Anda harus perbaiki atau atur dan pastikan rapi adalah toko Anda dulu. Susun dulu dimana harus meletakan Neon Box supaya akses bacanya mudah, dimana harus meletekan barang – barang unggulan Anda agar mudah dicari oleh pembeli dan lain sebagainya.

Nah begitu juga dalam SEO, aturlah terlebih dahulu tata letak website Anda agar pengunjung Anda mudah berselancar untuk mencari yang mereka inginkan. Jangan lupa, Anda memiliki dua tipe pengunjung yang berbeda. Pertama pengunjung Anda adalah manusia yang memang menjadi target Anda agar mereka membeli. Kemudian kedua adalah Robot, yang membaca website Anda kemudian menyampaikannya kepada mesin pencari dan akhirnya bisa membawakan real traffic atau manusia tadi.

Nah setelah semuanya beres mulai dari perencanaan struktur website, design, dan navigasinya, barulah lakukan aktivitas marketing yang sesungguhnya di dunia maya. Apa saja aktivitas marketing yang harus Anda hindari ketika ingin mengoptimasi website Anda?

Reciprocal Link

Reciprocal link = Anda Memberikan Saya Link + Saya Memberikan Anda Link

Tipe pemberian link semacam ini sudah tidak disukai lagi oleh Google. Google bisa saja memberikan pinalti kepada Anda jika Google melihat ada sebuah halaman khusus yang Anda gunakan untuk bertukar link dengan website – website lain.

Saya menyarankan buatlah link dengan tiga arah atau membuat tulisan yang bisa memancing teman – teman maya Anda memberikan link kepada Anda atau sering disebut dengan link baiting.

Waktu Habis Untuk Onpage dan Baca Blog

Jangan terlalu banyak menghabiskan waktu Anda untuk membenahi struktur website. Lakukanlah aktivitas marketing yang susunggunya. Sehabis membaca blog, berikanlah komentar yang relevan dan cantumkan nama blog Anda juga disana, sehingga terjadi interaksi yang mana itu sangat disukai oleh Google. Jangan terlalau banyak membaca! Do It…..jadi setelah Anda membaca blog saya….kemudian lakukan sekarang juga :)

Lakukanlah optimasi onpage hanya ketika:

  • Website Anda terkena pinalty oleh Google
  • Jika Anda ingin menargetkan kata kunci lain yang Anda miliki setelah kata kunci sebelumnya berhasil Anda capai

Stress memikirkan content yang terduplikasi

Untuk hal ini akan saya bahas lebih detail pada tulisan saya berikutnya.

Melakaukan mata – mata dengan menggunakan sintak: link:www.kompetitor.com

Google tidak terlalu banyak menampilkan hasil link – link dari kompetitor kita. Datanya di sortir untuk mengindari orang – orang seperti Anda dan saya mengetahui terlalu banyak :)

Gunakanlah tools yang lain seperti misalnya:

  • Yahoo Site Explorer
  • Yahoo Search’s “linkdomain” command
  • Majestic SEO
  • Linkscape
  • Live Search “link” and “linkdomain” commands

Ingin mencapai rangking bagus di Yahoo, Google, MSN dan lain sebagainya

Setiap search engine memiliki logika perangkingan yang berberda – beda. Jika Anda ingin mendapatkan rangking bagus di ketiga search engine tersebut tidak apa – apa. 70% Google memiliki market pasar mesin pencari saat ini. kemudian yang lainnya Yahoo dan MSN. Jika website Anda drop di Yahoo atau MSN, kemudian Anda ingin mengoptimasinya, saran saya jangan sampai website Anda drop juga di Google. Itu akan menjadi mimipi buruk buat Anda :)

Hindari beberapa kesalahan dalam SEO

Apakah Anda baru dengan dunia SEO (Search Engine Optimization)? Sebaiknya Anda tetap membaca artikel ini sampai habis, karena ada beberapa hal yang harus Anda hindari ketika Anda ingin melakukan optimasi terhadap website Anda. Hal – hal yang mungkin dulu pernah menjadi hits, kini sudah tidak lagi. Apa saja hal – hal tersebut? Sebaiknya Anda tetap membaca sampai akhir tulisan saya ini. SEO adalah salah satu cara yang Anda bisa lakukan jika Anda ingin mengimplementasikan NEW MARKETING MAGIC seperti yang saya jelaskan pada artikel sebelumnya

Fokus untuk mencari kata – kata yang tepat pada Meta Keywords

Apakah Anda selama ini selalu dipusingkan untuk mencari kombinasi kata – kata yang tepat yang harus Anda taruh pada tag meta keyword dalam website Anda. Jika iya, sebaiknya gunakan waktu Anda yang terbuang tersebut untuk membuat air hangat dan menuangkannnya dalam gelas yang berisi cappucino sambil mencari cara – cara lain untuk melakukan optimasi :) . Saat ini Google sudah tidak memperhitungkan keywords yang Anda masukan kedalam meta tag. Tetapi jika Anda masih punya waktu setelah minum kopi dan sebatang rokok tadi, silahkan masukan beberapa keywords, tapi jangan terlalau stress untuk memikirkannya.

Fokus terhadap Keyword Density

Sama seperti tag meta keyword, jika Anda berusaha untuk menaikan keyword density dari sebuah halaman yang ingin Anda optimasi, Anda hanya menghabiskan waktu Anda. Berusahalah membuat tulisan secara natural dan jangan terlalu stress memikirkan keyword density. Google lebih menyukai jika Sandbox mereka tidak terlalu penuh dengan halaman – halaman sampah. Mereka lebih suka kalau Anda juga tidak menyumbang sampah di sandbox mereka.

Misalnya, jika target keyword Anda adalah “Bali Accommodation“, Anda tidak harus terlalu banyak menyisipikan prase kata tersebut dalam tulisan Anda. Masukanlah juga kata – kata dalam prase tersebut (“Bali” dan “Accommodation”) secara terpisah, sehingga tulisan Anda terlihat benar – benar natural.

Bermain dengan H1, H2, H3 dalam penulisan keyword

Hati – hati kalau Anda menggunakan H1, H2 atau H3 dalam penulisan judul halaman. Google tidak terlalu senang dengan banyaknya kata kunci yang Anda sisipkan dalam H1, H2 atau H3 secara bersamaan. Memang baik menaruh kata kunci dengan menggunakan H1, H2 atau H3, tetapi ingat, Anda harus hati – hati.

Misalnya kita tetap menggunakan contoh tadi kata kunci Anda targetkan adalah ” Bali Accommodation”, kemudian hindari penggunaan struktur sebagai berikut:

Title: “Bali Accommodation”

H1: “Bali Accommodation”.

H2: “Bali Accommodation”

H3: “Bali Accommodation”

Jika Anda ingin menambahkan prase “Bali Accommodation” dalam title atau H1, sebaiknya Anda kombinasikan dengan kata – kata yang lain yang relevan untuk dijadikan sebuah kalimat atau judul. Misalnya:

Title: “Find your best Bali accommodation”

H1: “We offer the best Bali Accommodation in Seminyak”.

H2: “Our Accommodation are located in heart of Seminyak Bali.”

H3: “Bali is the best place to find best accommodation for holiday”

Dalam contoh di atas, saya menempatkan prase dan kata – kata dari kata kunci yang saya targetkan dengan cara yang lebih natural ketimbang hanya menempatkannya seperti contoh sebelumnya.

Fokus pada Halaman Depan

Banyak orang menginginkan kata kunci yang HOT bisa mereka dapatkan, sehingga akhirnya berlomba – lomba membuat kata – kata yang sebisa mungkin bisa masuk dengan kata kunci HOT tersebut. Jika Anda memiliki banyak kata kunci yang Anda targetkan, pilihlah satu kata kunci yang menurut Anda paling bagus dan jadikan sebagai main keyword atau kata kunci utama. Kemudian kata kunci yang lain Anda gunakan sebagai kata kunci penunjang. Fokuslah satu kata kunci pada satu page. Kata kunci yang lainnya Anda buatkan page baru sehingga ada relevansi antar page pada website Anda

Itulah beberapa hal yang harus Anda hindari jika Anda ingin melakukan optimasi terhadap website Anda. Eiit tapi tulisan saya belum berakhir, hal diatas hanya baru dari sisi optimasi onpage. Artikel berikutnya saya akan menjelaskan tentang hal – hal yang harus Anda hindari keti melakukan optimasi secara offpage….sampai ketemu di artikel saya berikutnya :)